TIMETODAY.ID – saham Nvidia mengalami penurunan signifikan, kehilangan hampir $600 miliar dari nilai pasarnya.
Penurunan ini dipicu oleh kemunculan DeepSeek, sebuah perusahaan AI asal Tiongkok yang meluncurkan model AI baru yang dapat bersaing dengan OpenAI namun memerlukan daya komputasi yang jauh lebih sedikit.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa permintaan untuk chip AI Nvidia akan berkurang.
Saham Nvidia turun hampir 17%, mencapai harga $118,42 per saham pada penutupan perdagangan hari tersebut. Perdagangan intraday menunjukkan harga tertinggi di $132,80 dan terendah di $116,71.
Penurunan ini juga memengaruhi saham perusahaan teknologi lainnya, seperti Broadcom dan Astera Labs, yang masing-masing turun 17,4% dan hampir 29%.
Investor kini mempertanyakan dominasi dan valuasi tinggi perusahaan-perusahaan AI terkemuka, terutama terkait dengan potensi ancaman dari model AI yang lebih efisien dan terjangkau.
Meskipun demikian, beberapa analis tetap optimis terhadap prospek jangka panjang Nvidia, mengingat perannya yang dominan dalam industri AI dan prospek pertumbuhan pasar AI yang diperkirakan akan tumbuh 29% per tahun hingga 2030.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































