
TIMETODAY.ID, MANILA – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Filipina tengah bertambah menjadi 69 orang pada Rabu (1/10/2025). Gempa berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang lepas pantai utara Pulau Cebu, Selasa malam, pukul 21.59 waktu setempat.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada dekat Kota Bogo, wilayah berpenduduk 90 ribu jiwa. Awalnya USGS merilis kekuatan gempa 7,0 sebelum merevisinya.
Ratusan pasien terluka memadati rumah sakit di Bogo. Sebagian dirawat di bawah tenda darurat setelah gedung rumah sakit dievakuasi.
“Kami sudah kewalahan, jadi pasien dipindahkan ke Cebu City,” kata penyelamat Teddy Fontillas, 56 tahun.
Gubernur Cebu, Pamela Baricuatro, meminta relawan medis membantu penanganan korban. Badan bencana mencatat sedikitnya 147 orang terluka, dengan 22 bangunan rusak.
Rekaman amatir menunjukkan menara lonceng gereja tua di Pulau Bantayan runtuh. Di Cebu City, langit-langit logam sebuah pusat perbelanjaan ambruk. Beberapa jalan desa retak, sementara listrik sempat padam di sejumlah pulau sebelum dipulihkan.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina melaporkan 379 gempa susulan sejak Selasa malam.
“Kemungkinan masih ada warga terjebak di bawah reruntuhan,” ujar pejabat penyelamat provinsi, Wilson Ramos.
Filipina kerap dilanda gempa karena berada di “Cincin Api” Pasifik.




































