Gedung Dekat Konsulat Amerika Serikat di Dubai Terkena Serangan Drone

Amerika Serikat
ilustrasi geris polisi. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Serangan drone yang dilaporkan berasal dari Iran menghantam sebuah gedung di dekat kantor Konsulat Amerika Serikat di Dubai, Uni Emirat Arab. Insiden tersebut sempat memicu kebakaran pada Selasa (3/3) malam waktu setempat.

Dilansir The Guardian, Rabu (4/3/2026), kantor media pemerintah Dubai menyatakan api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban luka dalam peristiwa itu.

“Pihak berwenang Dubai telah mengonfirmasi bahwa kebakaran akibat insiden terkait drone di dekat Konsulat AS telah berhasil dipadamkan,” tulis kantor media tersebut. Otoritas setempat juga menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan dan keamanan seluruh warga.

Advertisement
Baca Juga :  Kemhan Buka Suara soal Izin Pesawat Militer AS, Masih Tahap Kajian Interna

Seorang pejabat AS serta kantor media pemerintah Dubai, seperti dikutip The Wall Street Journal, menyebutkan bahwa sebuah drone menabrak area parkir konsulat. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam mengepul di sekitar lokasi.

Stasiun penyiaran pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan bahwa drone Iran telah menghantam konsulat AS di Dubai.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi serangan terhadap fasilitas diplomatik AS di kawasan. Dua drone dilaporkan menyerang Kedutaan Besar AS di Arab Saudi pada Senin (2/3). Kedubes AS kemudian mengimbau warga Amerika di Jeddah, Riyadh, dan Dhahran untuk berlindung di tempat.

Baca Juga :  Dolar Kian Perkasa, Rupiah Melemah hingga Dekati Rp 17.000

Sehari kemudian, Kedutaan AS di Kuwait juga mengumumkan penutupan kantor dan layanan hingga waktu yang belum ditentukan.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Departemen Luar Negeri tengah berupaya membantu warga AS di Timur Tengah untuk meninggalkan kawasan tersebut.

“Kami telah mengidentifikasi dan terus mengidentifikasi penerbangan charter, opsi penerbangan militer, dan opsi penerbangan komersial yang diperluas,” kata Rubio kepada wartawan di Washington DC.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel