Ganda Putra Belum Juara, Fajar: Bukan Gagal, Hanya Belum Beruntung

ganda putra
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: PBSI)
TIMETODAY.ID — Sorotan publik tertuju pada sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia sepanjang paruh pertama tahun 2025. Tak seperti biasanya, sektor yang selama ini jadi andalan justru melempem: belum ada satu pun gelar juara yang berhasil dibawa pulang dari turnamen level atas.
Dari semua gelaran BWF World Tour sepanjang Januari hingga Juni, hanya dua trofi yang bisa diraih, itu pun dari level Super 300. Gelar tersebut masing-masing dipersembahkan oleh pasangan Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Thailand Masters) dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (Taipei Open).
Namun, bagi Fajar Alfian, situasi ini bukan alasan untuk panik.
“Ganda putra belum mencapai juara di tahun ini, menurut saya ya tinggal tunggu waktu saja,” ujar Fajar santai, saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Kamis (26/6/2025).
Golden Age yang Belum Sempurna
Fajar mengakui bahwa saat ini ganda putra memang belum menuai hasil maksimal. Namun, ia percaya bahwa kebangkitan hanya tinggal menunggu momentum. Salah satu sorotannya adalah duet Daniel Marthin dan Shohibul Fikri yang disebutnya sedang memasuki “golden age” mereka.
“Kalau saya lihat, ini sebenarnya tahunnya Daniel/Fikri. Tapi ya itu, masih ada saja kendala—entah itu teknis, strategi, atau mental di lapangan. Semua sedang proses,” kata Fajar.
Bukan Masalah Teknik, Hanya Belum Beruntung
Secara teknik, Fajar menilai performa rekan-rekan sesama ganda putra tidaklah buruk. Bahkan, dari sisi permainan, mereka dinilai sudah menampilkan yang terbaik. Masalahnya, keberuntungan belum berpihak.
“Kalau dari sisi permainan sebenarnya tak ada masalah. Yang saya lihat sih, kami ini hanya belum beruntung saja,” lanjutnya.
Ia mencontohkan Indonesia Open 2025 lalu. “Andai kami menang di semifinal, itu bakal jadi All Indonesian Final di Super 1000. Sudah lama juga nggak terjadi. Tapi ya belum luck-nya.”
Empat Pasangan di Top 10, Tapi Belum Cukup
Fajar tidak menampik bahwa ganda putra Indonesia memiliki kedalaman skuad yang impresif. Saat ini, ada empat pasangan di peringkat 10 besar dunia: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Shohibul Fikri/Sabar Gutama, serta Sabar/Reza.
Namun, keberadaan di top 10 bukan jaminan gelar.
Sejauh ini, pencapaian terbaik ganda putra Indonesia baru sebatas runner-up:
  • Fajar/Rian di Indonesia Masters 2025,
  • Sabar/Reza di Indonesia Open 2025,
  • Fikri/Daniel di Thailand Masters 2025.
Optimisme Masih Terjaga
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Fajar justru mengajak masyarakat untuk bersabar dan tetap mendukung. “Kendala itu pasti ada. Tapi kami ini kerja keras, latihan terus, dan terus berbenah. Kami percaya, waktunya akan datang,” tegasnya.
Catatan Redaksi:
Prestasi bukan hanya soal hasil, tapi juga tentang proses. Meski belum ada gelar besar yang diraih ganda putra Indonesia tahun ini, kerja keras dan potensi yang terus diasah menunjukkan bahwa panggung kejayaan itu masih sangat mungkin diraih. Tinggal tunggu waktunya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Baca Juga :  Langkah Terakhir Sang Juara, Chen Qingchen Menutup Bab Emas Bulu Tangkis Dunia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel