Xi Jinping Undang Kim Jong Un dan Putin ke Parade Hari Kemenangan China

Kim Jong Un
putin dan kim jong un. (Foto: via REUTERS/Gavriil Grigorov)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Ketegangan geopolitik Asia kembali menyita perhatian dunia. Dua tokoh besar, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dijadwalkan terbang ke Beijing pada 3 September mendatang.

Undangan itu datang langsung dari Presiden China Xi Jinping, yang akan menggelar parade militer berskala raksasa di jantung ibu kota, Lapangan Tiananmen.

Asisten Menteri Luar Negeri China, Hong Lei, memastikan bahwa baik Kim maupun Putin telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

Advertisement

“Parade ini akan dihadiri oleh 26 kepala negara dan pemerintahan,” ujar Hong dalam konferensi pers, Kamis (28/8/2025).

Nama-nama besar lainnya pun tercatat dalam daftar tamu undangan. Presiden RI Prabowo Subianto disebut ikut diundang, bersama Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Presiden Iran Masoud Pezashkian, hingga Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Woo Won Shik.

Baca Juga :  Cedera Saat Kampanye, PM Jepang Absen dari Debat Televisi

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa agenda Putin bukan sekadar menghadiri parade.

“Kami sedang mempersiapkan kunjungan ini. Presiden juga sedang mempersiapkan kunjungan,” katanya, merujuk pada pertemuan tingkat tinggi Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang juga akan digelar di Beijing.

Parade yang disebut sebagai “Hari Kemenangan” itu diyakini akan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Puluhan ribu tentara akan berbaris, dengan Presiden Xi duduk di podium utama bersama para pemimpin asing.

Baca Juga :  Besok, Mantan Rektor IPB Jadi Khatib Salat Idulfitri di Kebun Raya Bogor

Di udara, jet tempur dan rudal hipersonik akan memamerkan kekuatan militer Beijing, sementara sistem pertahanan rudal dan perlengkapan canggih lain menjadi pusat perhatian.

China, dengan lebih dari dua juta personel aktif dan persenjataan mutakhir, tampaknya ingin menegaskan kembali statusnya sebagai salah satu kekuatan militer terbesar dunia.

Pertemuan tiga pemimpin Xi, Putin, dan Kim dalam satu panggung tentu menimbulkan pertanyaan besar: bukan hanya sekadar seremoni, melainkan juga sinyal kuat mengenai arah aliansi strategis di tengah dinamika global yang kian bergejolak.***

Editor : Syafira

Sumber : CNNIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel