Shopee Putus Mitra dengan J&T Express, Seller Diminta Sigap Beradaptasi

Shopee
ilustrasi berjualan online (iStock)

TIMETODAY.ID — April 2025 jadi bulan penuh penyesuaian bagi para pelaku usaha online, terutama seller Shopee. Pasalnya, Shopee secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan J&T Express untuk layanan pengiriman standar dan ekonomi. Kebijakan ini mengejutkan banyak penjual yang selama ini menggandalkan J&T sebagai tulang punggung logistik mereka.

Kini, J&T Express hanya akan tersedia untuk pengiriman skala besar melalui J&T Cargo, sementara layanan lainnya seperti reguler, hemat, hingga pengiriman instan, masih bisa dinikmati lewat mitra logistik lain.

Apa yang Terjadi?

Shopee, melalui situs resminya, telah menyampaikan bahwa mulai bulan April ini, seller tidak lagi bisa menggunakan J&T Express standard dan economy. Namun jangan panik dulu—layanan pengiriman lain tetap beroperasi seperti biasa. Ini artinya, seller tetap bisa mengirim pesanan, asal sigap menyesuaikan opsi logistik di toko mereka.

Advertisement
Baca Juga :  Sandiaga Gandeng Brand Ternama

Lalu, Apa yang Bisa Dilakukan Seller?

Biar bisnis tetap jalan lancar, berikut beberapa langkah yang bisa diambil:

1. Segera Aktifkan Pengiriman Alternatif

Shopee memangkas J&T, tapi tetap memberikan banyak pilihan lain. Seller sebaiknya segera mengaktifkan minimal satu layanan pengiriman pengganti. Berikut ini beberapa mitra yang bisa diandalkan:

Layanan Reguler

  • Anteraja Reguler
  • ID Express
  • JNE Reguler
  • Ninja Xpress
  • PosAja!
  • SiCepat REG
  • SPX Express

Layanan Hemat

  • Anteraja Economy
  • SiCepat Halu
  • SPX Hemat

Layanan Kargo

  • Anteraja Kargo
  • J&T Cargo
  • JNE Trucking (JTR)
  • Sentral Cargo
  • SiCepat Gokil

Layanan Instan, Same Day, dan Next Day

  • Instan: GoSend, GrabExpress, SPX Instant
  • Same Day: Anteraja, GoSend, GrabExpress, SPX Same Day
  • Next Day: JNE YES, SiCepat BEST

2. Perbarui Pengaturan Pengiriman di Toko

Shopee sudah mewanti-wanti, seller yang belum memperbarui opsi pengiriman sebelum 2 April 2025 berisiko mengalami keterlambatan atau bahkan pembatalan pesanan.

Baca Juga :  Tegas ke Mafia Pangan, Prabowo Soroti Modus Beras Oplosan

Tenang, Shopee juga menyediakan bantuan bagi seller yang belum sempat melakukan pembaruan. Tapi, langkah paling aman tetap dari seller sendiri—pastikan pengaturan toko diperiksa dan disesuaikan.

Adaptif Adalah Kunci

Perubahan memang tak selalu menyenangkan, apalagi ketika menyangkut logistik yang sangat krusial dalam bisnis online. Tapi ini juga jadi momen bagi seller untuk lebih fleksibel dan adaptif.

Dengan mengaktifkan pengiriman alternatif dan memperbarui pengaturan toko, seller bisa tetap melayani pelanggan dengan baik tanpa hambatan. Karena pada akhirnya, yang bisa bertahan adalah mereka yang  cepat menyesuaikan diri.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel